Siapa yg tak kenal dengan serial film fiksi The Hobbit? Film yg di sutradarai oleh Peter Jackson diadaptasi dari novel  J.R.R Tolken yg pertama kali ditebitkan di inggris pada tahun 1937. Lalu kemudian The hobbit menjadi pionir untuk buku karya Tolken selanjutnya, The Lord Of The Rings. Ketiga seri dari buku ini di terbitkan dalam selang waktu 1954 -1955, sementara untuk penulisan kisahnya sendiri dimulai sejak tahun 1937 – 1949, dan menjadi salah satu karya sastra terpopuler di abad 20 dan di telah di terjemahkan kedalam 38 bahasa.

The Lord Of The Rings sendiri telah mulai difilmkan pada tahun 1978 oleh Ralph Bakshi sementara Peter Jackson mulai merilis film The Lord Of The Rings pada tahun 2001 dengan judul The Lord of the Rings: The Fellowship of the Ring (2001) , The Lord of the Rings: The Two Towers (2012) dan The Lord of the Rings: The Return of the King ( 2003). Serial ini berhasil menyabet banyak penghargaan Oscar. Film serial The Lord Of The Rings sendiri merupakan prekuel dari Film The Hobbit yg juga di tulis, di sutradarai oleh Peter Jackson. The Hobbit sendiri terdiri dari 3 seri yaitu  An Unexpected Journey (2012), The Desolation of Smaug (2013), dan The Battle of the Five Armies (2014).

Jika kalian menyaksikan serial film ini, tentu tak asing lagi dengan karakter-karakter didalam film. Menurut ku film the hobbit adalah film dengan karakter paling keren, banyak sekali karakter-karakter aneh, unik dan menarik yg mengisi layar kaca selama film ini di putar. Mulai dari karakter Peri, Orc, penyihir, raja, serta Hobbit. Dunia imajinasi yg ditampilkan di film ini ternyata  begitu mempengaruhi banyak orang, latar tempat yg di sajikan bak berada di negeri dongeng dan itu pula lah yg membuat banyak orang berlomba mewujudkan tempat yg menjadi latar kehidupan Hobbit ke dunia nyata. Tak heran jika banyak sekali tempat wisata, terutama di daerah Bandung dan Jogja, yg bertema rumah Hobbit.

Rumah Burung yg terbuat dari ijuk, object wisata rumah Hobbit ini terdapat di Lembah Sumilir, Karanganyar, Jawa Tengah,

Hobbit sendiri adalah salah satu karakter yg digambarkan sebagai sosok manusia bertubuh kecil, hampir setengah tubuh manusia. Mereka cendrung memiliki telinga bersifat runcing seperti karakter Elf atau peri. Kaki kaki mereka berukuran besar, dan tidak menggunakan alas kaki. Bangsa Hobbit tinggal di perbukitan dengan membuat rumah di dalam pohon atau di dalam perbukitan seperti goa, rumah mereka tertata rapi dan memiliki perabotan seperti manusia.

Jika kalian ingin mengunjungi rumah Hobbit tak perlu jauh jauh ke Slandia Baru. Meskipun sisa -sisa Scene Lord Of The Ring di sana kini telah menjadi destinasi wisata, tapi kita perlu merogoh kocek yg dalam untuk bisa ke sana. Tapi jangan kwatir, kita dapat mengunjungi rumah Hobbit di Karanganyar, Jawa Tengah, nah disana kita juga dapat merasakan rasanya menjadi Gandlaf yang melangkah di Hobbiton diantara rumah rumah kecil di dalam bukit yg hijau.

Rumah Hobbit yg terdaat di Ngargoyoso, Karanganyar, Jawa Tengah, tepatnya di Lembah Sumilir.

Rumah Hobbit Ngargoyoso, Karanganyar sendiri berada di desa Ngargoyoso sekitar 20Km dari Kota Solo. Berada disalah satu lembah Gunung Lawu, tepatnya di lembah Sumilir, objek wisata ini juga lebih di kenal dengan lembah semilir. Untuk menuju Lembah Sumilir cukuplah mudah, bisa menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat. Ruternya dari Solo menuju ke arah Tawangmangu, setelah Stasiun Padaan, belok kiri ke arah perkebunan teh kemuning, terus hingga melewati pasar, dan perhatikan petunjuk arah Lembah Sumilir.

Lembah Sumilir sendiri merupakan perkebunan teh di sekitaran kemuning yg di sulap menjadi tempat wisata. Beberapa miniature khas kampung Hobbit di buat, seperti rumah yg berada di dalam bukit, rumah yg menyerupai sarang burung, kincir angin, ayunan serta gardu pandang. Dari gardu pandang ini kita dapat melihat kota karanganyar dari yg berada di bawah. Cuaca terik serta angin yg sumilir membuat kita betah berlama-lama berada di lembah ini, rasanya ingin tiduran di dibawah pohon rindang sambal menanti sore menjelang.

Dari Gardu pandang ini kita bisa bisa melihat secara luas lembah sumilir dari ketinggian.

Cukup dengan membayar RP. 5000 rupiah kita sudah bisa berkeliling di lembah sumilir. Jangan takut lapar dan haus, karena ini Indonesia, pasti di mana ada wisatawan pasti ada penjaja makanan. Jika anda haus aneka minuman bisa anda beli di pegadang yg berjualan di sekitar lembah sumilir, jika lapar coba lah beli pentol goreng yg di jual seharga 1000 rupiah pertusuk.

Kincir angin berukuran sekitar 4 meteran ini menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yg berkunjung ke rumah hobbit ngargoyoso, jika angin kencang kincir angin ini dapat berputar.

Sekedar tips jika anda kesana, datanglah di waktu pagi atau menjelang sore hari agar mentari tidak terlalu terik dan membuat foto anda over contras. Siapkan topi atau payung, tak adanya pohon rindang membuat mentari sangat leluasa menjamah kuliat anda. Tempat bernaung yg sudah di sediakan pengelola tidak akan cukup menampung jika pengunjung sedang ramai. Yg terakhir, dandan yg kece badai, biar foto makin oce, dan buanglah sampah pada tempat sampah yg sudah di sediakan.

 

Share This:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *